Selasa, 27 November 2012

PERANGKAT KERAS untuk Mengakses Internet dengan Menggunakan Jaringan TV Kabel dan 3G

Televisi kabel



Kabel Coaxial sering digunakan untuk menghubungkan Televisi kabel ke setiap rumah.
Televisi kabel atau cable television adalah sistem penyiaran acara televisi lewat isyarat frekuensi radio yang ditransmisikan melalui serat optik yang tetap atau kabel coaxial dan bukan lewat udara seperti siaran televisi biasa yang harus ditangkap antena (over-the-air). Selain acara televisi, acara radio FM, internet, dan telepon juga dapat disampaikan lewat kabel.
Sistem ini banyak dijumpai di Amerika Utara, Eropa, Australia, Asia Timur, Amerika Selatan, dan Timur Tengah. Televisi kabel kurang berhasil di Afrika karena kepadatan penduduk yang rendah di berbagai daerah. Seperti halnya radio, frekuensi yang berbeda digunakan untuk menyebarkan banyak saluran lewat satu kabel. Sebuah kotak penerima digunakan untuk memilih satu saluran televisi. Sistem televisi kabel modern sekarang menggunakan teknologi digital untuk menyiarkan lebih banyak saluran televisi daripada sistem analog.

Sejarah

Pada tahun 1950-an, terdapat empat buah jaringan televisi di Amerika Serikat (AS). Karena frekuensi dibagikan kepada televisi, isyarat hanya bisa diterima di dalam garis penglihatan (line of sight) dari antena penerima. Orang-orang yang tinggal di daerah yang terpencil, terutama daerah terpencil di pegunungan, tidak dapat melihat program-program yang telah menjadi bagian penting dari kebudayaan di Amerika Serikat tersebut.
Pada tahun 1948, orang-orang yang tinggal di daerah lembah-lembah terpencil di Pennsylvania memecahkan masalah penerimaan isyarat mereka dengan menaruh antena-antena pada bukit-bukit dan membentangkan kabel sampai ke rumah-rumah mereka. Pada zaman sekarang, teknologi yang sama digunakan oleh desa-desa kecil yang terpencil dan kota-kota yang terpilih mengizinkan penonton di seluruh negara untuk mengakses varietas program yang luas dan kanal yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan mereka. Pada awal 1990an, TV kabel telah mencapai hampir separuh dari rumah penduduk di Amerika Serikat.

Perkembangan

TV Kabel lebih dulu dikenal di Amerika Utara, Eropa, Australia, dan Asia Timur. Namun walaupun TV kabel hadir di beberapa negara, yang paling utama adalah di Amerika Selatan dan Timur Tengah. Di Indonesia, Kabelvision merupakan operator TV kabel yang pertama.
Singkatan CATV seringkali digunakan untuk mengartikan TV Kabel. Sebenarnya CATV merupakan singkatan dari Community Antenna Television. Sementara TV kabel pertama ditemukan karena wilayah dimana penerimaan over-the-air terbatas oleh daerah pegunungan. Sehingga antena komunitas yang sangat besar dibangun, dan dibentangkan kabel dari antena tersebut menuju rumah-rumah individu.
Saat ini, sistem kabel di AS menyampaikan ratusan kanal kepada enam puluh juta rumah, sambil juga menyediakan jumlah orang yang terus bertambah dalam penggunaan akses internet berkecepatan tinggi. Beberapa sistem kabel bahkan memperbolehkan memakai panggilan telepon sambil menerima program baru teknologi.
Di AS, TV kabel sudah sangat berkembang di negara-negara bagiannya. Mayoritas penonton televisi di Amerika memperoleh isyarat mereka melalui CATV. Di Asia pun TV Kabel cukup berkembang. Di Korea Selatan contohnya, ada banyak operator TV kabel seperti Tbroad, C&M, CJ, dan lain-lain. Operator TV kabel di Korea Selatan menyediakan TPS untuk pelanggan mereka. Di Hongkong, para penonton televisi tidak hanya menonton TV kabel tetapi juga sudah menggunakan TV satelit seperti Star TV. Di India pun, TV kabel sudah sangat dikenal. Ada banyak operatornya seperti Sun TV, The Raj Television Network, dan Ortel Communications Ltd.
Kabelvision merupakan operator TV kabel pertama di Indonesia yang memulai operasinya di tahun 1995. Dalam 2006, perusahaan induknya,PT Broadband Multimedia Tbk, meluncurkan Digital1, operator TV kabel yang terbaru yang membutuhkan kotak susunan digital untuk dipasang. Sebagian dari jaringan Kabelvision akan diubah menjadi Digital 1. Pada pertengahan tahun 2007, Broadband Multimedia berganti nama menjadi First Media dan menggabungkan kedua layanan tv kabelnya sebagai produk HomeCable, dengan teknologi Digital 1. Perusahaan ini dimiliki oleh Grup Lippo.

Cara kerja

Dalam sebuah sistem kabel, isyarat mungkin telah melampaui 30 atau 40 amplifier sebelum mencapai rumah anda, satu tiap 1000 kaki atau lebih, dengan masing-masing amplifier anda bisa mendapatkan gangguan dan distorsi. Ditambah lagi jika salah satu dari amplifier gagal anda akan kehilangan gambar. Sistem kabel memiliki reputasi tidak memiliki kualitas gambar yang baik dan tidak dapat dipercaya. Diakhir tahun 1970, TV Kabel menemukan solusi dari masalah amplifier. Sejak itu mereka juga membuat teknologi mereka dapat menambah program ke servis kabel.

Menambah kanal

Pada awal tahun 1950, sistem kabel mulai bereksperimen dengan cara menggunakan pengirim glombang mikro dan menara penerima untuk menangkap isyarat dari stasiun yang berjarak jauh. Dalam beberapa kasus, cara ini membuat televisi tersedia untuk orang-orang yang tinggal diluar area dari standar penyiaran. Dalam kasus lainya, terutama di bagian timur laut AS. Hal itu berarti pelanggan TV kabel mungkin dapat mengakses kebeberapa stasiun penyiaran yang memiliki jaringan yang sama. Untuk pertama kalinya TV kabel digunakan untuk memperbanyak tontonan, tidak hanya tontonan biasa. Ini memulai tren yang mengawali booming-nya TV kabel pada tahun 1970an.
Tambahan dari stasiun CATV (Community Antenna Television) dan penyebaran sistem kabel mengarahkan para pembuatnya untuk menambahkan switch sebagian besar dari pengaturan televisi. Orang-orang dapat mengatur televisi mereka untuk memilih channel-channel berdasarkan dari rencana alokasi frekuensi Federal Communications Commission (FCC) atau mereka dapat mengatur semua untuk rencana penggunaan oleh kebanyakan sistem kabel. Dua rencana tersebut kepentinganya berbeda.
Dalam kedua sistem pencari, masing-masing stasiun televisi telah memberikan 6 megahertz bagian dari spektrum radio. FCC telah menjadi bagian dari spektrum Very High Frequency (VHF) ke 12 channel televisi. Channel tersebut tidak terdapat di dalam satu blok frekuensi, namun sebaliknya dipisah menjadi dua grup untuk menghindari gangguan dengan servis radio yang sudah ada.
Setelah itu pada saat pertumbuhan popularitas televisi mengharuskan adanya tambahan channel-channel, FCC mengalokasikan frekuensi dalam bentuk UHF (Ultra High Frequency) dari spektrum. Mereka membuat channel 14 sampai 69 menggunakan sebuah blok dari frekuensi antara 470 MHz dan 812 MHz.
Karena mereka menggunakan kabel sebagai pengganti dari antena, sistem TV Kabel tidak perlu mengkhawatirkan tentang servis yang sudah ada. Para ahli dapat menggunakan apa yang disebut sebagai mid-band, frekuensi telah dilewati oleh penyiaran televisi juga untuk signal yang lain, untuk channel 14-22. channel 1 sampai dengan 6 berada di frekuensi yang lebih rendah sementara yang lainnya lebih tinggi. CATV/Antenna mengganti pemberitahuan kepada para pencari televisi untuk mencari di sekeliling mid-band maupun mencari melaluinya.
Sementara kita membicarakan tentang pencarian channel, patut untuk dipertimbangkan mengapa sistem CATV tidak menggunakan frekuensi yang sama untuk stasiun penyiaran pada channel 1 sampai 6 yang digunakan stasiun yang digunakan stasiun tersebut untuk menyiarkan melalui gelombang udara. Peralatan kabel dirancang untuk melindungi isyarat yang dibawa di dalam kabel dari gangguan di luar, dan televisi dirancang untuk menerima isyarat hanya melalui titik penghubung menuju kabel atau antena; tetapi gangguan tetap dapat memasuki sistem, terutama pada konektornya. Saat gangguan datang dari channel yang dibawa oleh kabel, ada sebuah masalah yang diakibatkan oleh perbedaan dalam kecepatan penyiaran di antara dua sinyal.
Sinyal radio berjalan melalui udara pada kecepatan yang hampir menyamai kecepatan cahaya. Dalam coaxial cable seperti yang dibawa oleh isyarat CATV ke rumah anda, isyarat radio berjalan pada dua pertiga kecepatan cahaya. Saat penyiaran dan isyarat kabel sampai ke pencari televisi terjadi pecahan selama satu detik saja, anda akan melihat gambar menjadi berbayang yang disebut sebagai ghosting.
Pada tahun 1972, sebuah sistem kabel dalam Wilkes-Barre, PA, dimulai dengan menawarkan sistem channel pay-per-view pertama kali. Pelanggan membayar untuk menonton film-film secara individual atau acara-acara olahraga. Mereka menamai servis baru ini dengan nama Home Box Service atau HBO. Sistem pay-per-view ini berlanjut sebagai servis regional sampai 1975, saat HBO mulai mentransmisikan isyarat menuju ke satelit di dalam orbit geosynchronous dan kemudian ke sistem kabel di Florida dan Mississippi. Bill Wall mengatakan bahwa satelit-satelit pada akhir-akhir ini dapat menerima dan mengirimkan kembali sampai dengan 24 channel. Sistem kabel menerima sinyal-sinyal menggunakan dish antennas berdiameter 10 meter, dengan dish yang terpisah untuk tiap channel. Dengan permulaan program pengiriman untuk sistem kabel, arsitektur dasar dari sistem kabel modern ditempatkan.
Karena jumlah pilihan program terus bertambah, bandwith dari sistem kabel juga meningkat. Sistem-sistem terbaru beroperasi pada 200 MHz, memperoleh 33 channel. Sebagaimana proses teknologi, bandwith meningkat menjadi 300,400,500 dan sekarang menjadi 550 MHz, dengan jumlah channel yang bisa meningkat menjadi 91 channel. Dua kemajuan teknologi tambahan ini, fiber optic dan analog to digital conversion, memperbaiki fitur-fitur dan kualitas penyiaran sembari meneruskan meningkatkan jumlah channel yang tersedia.

3G












3G (dari bahasa Inggris: third-generation technology) merupakan sebuah standar yang ditetapkan oleh International Telecommunication Union (ITU) yang diadopsi dari IMT-2000[1] untuk diaplikasikan pada jaringan telepon selular. Istilah ini umumnya digunakan mengacu kepada perkembangan teknologi telepon nirkabel versi ke-tiga[2]. Melalui 3G, pengguna telepon selular dapat memiliki akses cepat ke internet dengan bandwidth sampai 384 kilobit setiap detik ketika alat tersebut berada pada kondisi diam atau bergerak secepat pejalan kaki.[2]. Akses yang cepat ini merupakan andalan dari 3G yang tentunya mampu memberikan fasilitas yang beragam pada pengguna seperti menonton video secara langsung dari internet atau berbicara dengan orang lain menggunakan video.[3]. 3G mengalahkan semua pendahulunya, baik GSM maupun GPRS.[4]. Beberapa perusahaan seluler dunia akan menjadikan 3G sebagai standar baru jaringan nirkabel yang beredar di pasaran ataupun negara berkembang[5].

Sejarah

Pada dasarnya perkembangan teknologi komunikasi ini disebabkan oleh keinginan untuk selalu memperbaiki kinerja, kemampuan dan efisiensi dari teknologi generasi sebelumnya. Ada pun perkembangan teknologi nirkabel dapat dirangkum sebagai berikut:
  1. Generasi pertama: analog, kecepatan rendah (low-speed), cukup untuk suara. Contoh: NMT (Nordic Mobile Telephone) dan AMPS (Analog Mobile Phone System). Dimulai pada awal 1980-an sebagai bagian komersil dari AMPS. Menggunakan format FDMA (Frequency Division Multiple Access) yang membawa suara analog sebesar 800 MHz pita frekuensi.[6]
  2. Generasi kedua: digital, kecepatan rendah - menengah. Contoh: GSM dan CDMA2000 1xRTT. Berkembang di awal 1990-an saat operator seluler mengeluarkan 2 macam standar suara digital, GSM dan CDMA, dimana GSM menggunakan sistem TDMA (Time Division Multiple Access) yang mampu mengirimkan panggilan sampai 8 saluran di pita 900 dan 1800 MHz, sedangkan CDMA sendiri adalah singkatan dari (Code Division Multiple Access) yang mampu mengirimkan sinyal panggilan sampai 16 saluran di pita frekuensi 800 MHz.[6]
  3. Generasi ketiga: digital, kecepatan tinggi (high-speed), untuk pita lebar (broadband). Contoh: W-CDMA (atau dikenal juga dengan UMTS) dan CDMA2000 1xEV-DO. 3G merupakan terobosan dalam pengiriman paket data yang memungkinkan berbagai aplikasi jaringan diterapkan. Dengan kata lain, 3G menghadirkan sebuah perubahan evolusioner dalam kecepatan pemindahan data. [6]

Pengembang resmi 3G di Indonesia

Semenjak masuk ke Indonesia, 3G tentunya menjadi incaran perusahaan telekomunikasi. Setelah melalui pelelangan oleh Direktorat Jendral Pos dan Telekomunikasi, terpilihlah 3 perusahaan seluler yang memiliki lisensi untuk mengembangkan 3G di Indonesia, yakni :

Definisi

International Telecommunication Union (ITU) pada tahun 1999 telah mengeluarkan standar yang dikenal sebagai IMT-2000 (International Mobile Telecommunications-2000) yang meliputi GSM, EDGE, UMTS, CDMA, DECT dan WiMAX, dimana 3G berada di bawah standar IMT-2000 tersebut[1]. Secara umum, ITU, sebagaimana dikutip oleh FCC mendefinisikan 3G sebagai sebuah solusi nirkabel yang bisa memberikan kecepatan akses[2]:
  • Sebesar 128 Kbps untuk kondisi bergerak cepat atau menggunakan kendaraan bermotor.
  • Sebesar 384 Kbps untuk kondisi bergerak.
  • Paling sedikit sebesar 2 Mbps untuk kondisi statik atau pengguna stasioner.
  • Penggunaan General Packet Radio Service (GPRS) mencapai 114 Kbps[6].

Teknologi 3G

Teknologi 3G terbagi menjadi GSM dan CDMA. Teknologi 3G sering disebut dengan Mobile broadband karena keunggulannya sebagai modem untuk internet yang dapat dibawa ke mana saja.
Keberhasilan layanan 3 G di Eropa dan Jepang ini disebabkan oleh faktor:
  1. Dukungan pemerintah. Pemerintah Jepang tidak mengenakan biaya di muka (upfront fee) atas penggunaan lisensi spektrum 3G atas operator-operator di Jepang (ada tiga operator: NTT Docomo, KDDI dan Vodafone). Sedangkan pemerintah Korea Selatan, walau pun mengenakan biaya di muka, memberikan insentif dan bantuan dalam pengembangan nirkabel pita lebar (Korea Selatan adalah negara yang menggunakan Cisco Gigabit Switch Router terbanyak di dunia) sebagai bagian dalam strategi pengembangan infrastruktur.
  2. Kultur masyarakatnya. Layanan video call, yang diramal menjadi killer application tidak terlalu banyak digunakan di kedua negara tersebut. Namun, layanan seperti download music dan akses Internet sangat digemari. Operator seperti NTT Docomo (Jepang) memberikan layanan Chaku Uta untuk download music. Sedangkan di Korea, layanan web presence seperti Cyworld yang diberikan oleh SK Tel, sangat digemari. Dengan layanan ini, pelanggan bisa mengambil foto dari handset dan langsung memuatnya ke web portal miliknya di Cyworld. Layanan ini kemudian ditiru oleh Flickr dengan handset N73.
  3. Keragaman layanan konten. Docomo dan SKTel tidak menggunakan WAP standar sebagai layanan konten nya. Docomo mengembangkan aplikasi browser yang disebut iMode, sedangkan SKTel mempunyai June dan Nate.

Perkembangan 3G[7]

Secara evolusioner

Standar IMT-2000 menerapkan 2 macam evolusi ke 3G, yaitu:
  1. Dari 2G CDMA standard IS-95 (cdmaOne) ke IMT-SC (cdma2000).
  2. Dari 2G TDMA standars (GSM/IS-136) ke IMT-SC (EDGE).

Secara revolusioner

Ini adalah standar IMT-2000 yang memerlukan alokasi spektrum yang baru, sebagai contoh IMT-DS (W-CDMA) karena saluran yang diperlukan cukup luas (5MHz), dan TMT-TC (TD-SCDMA/UTRA TDD) ditambah dengan IMT-FT (DECT) karena memerlukan frekuensi TDD.

Kemajuan 3G

3G ke 3,5G

Secara evolusioner teknologi 3G telah dikembangkan menjadi 3.5G melalui peningkatan kecepatan transmisi data dengan teknologi berbasis HSDPA (High-Speed Downlink Packet Access).

3G ke 4G

Belakangan ini industri nirkabel mulai mengembangkan teknologi 4G, meskipun sebenarnya teknologi 4G ini seperti Long Term Evolution (LTE) hanya merupakan evolusi dari teknologi 3GPP dan Ultra Mobile Broadband (UMB) berasal dari 3GPP2, sehingga sulit untuk membedakan dengan jelas teknologi 3G dan 4 G. Salah satu teknologi 4G yaitu WiMax mobile standard telah diterima oleh ITU untuk ditambahkan pada IMT-2000, sehingga teknologi baru ini masih digolongkan ke dalam keluarga 3G. International Telecommunication Union (ITU) sedang mempelajari kemampuan mobile broadband yang disebut IMT-advanced yang disebut teknologi generasi keempat (4G).

Salah paham tentang 3G

Ada beberapa pemahaman yang salah tentang 3G di dalam masyarakat umum:
  1. Layanan 3G tidak bisa tanpa ada cakupan layanan 3G dari operator. Hanya membeli sebuah handset 3G, tidak berarti bahwa layanan 3G dapat dinikmati. Handset dapat secara otomatis pindah ke jaringan 3G bila, pelanggan tidak menerima cakupan 3G. Sehingga bila seseorang sedang bergerak dan menggunakan layanan video call, kemudian terpaksa berpindah ke jaringan 2G, maka layanan video call akan putus.
  2. Layanan 3G berada pada frekuensi 1.900 Mhz. ITU-T memang mendefinisikan layanan 3G untuk GSM pada frekuensi 1.900 Mhz dengan lebar pita sebesar 60 Mhz. Namun, pada umumnya, teknologi berbasis CDMA2000 menggunakan spektrum di frekuensi 800 Mhz, atau yang biasa dikenal sebagai spektrum PCS (Personal Communication System).



http://ana-cuahh31.blogspot.com/

Kamis, 22 November 2012

keamanan data dalam jaringan

PENDAHULUAN
- Data-data yang dikirimkan melalui jaringan komputer dan internet sebagian data-data penting.Hal ini mengundang pihak lain untuk mencuri dan memanfaatkan data-data tersebut untuk keuntungan pribadinya.Tentu saja pemanfaatan data-data tersebut akan merugikan pemilik data pencurian dan pemanfaatan data-data oleh orang tidak berhak merupakan sebuah kejahatan.
HACKER DAN CRACKER
- Hacking adalah usaha memasuki sebuah jaringan dengan maksud mencari kelemahan sistem jaringan secara ilegal.Orang yang melakukan kegiatan sering disebut hacker.
- Cracker adalah usaha memasuki sebuah jaringan secara ilegal dengan maksud mencuri,mengubah,atau menghancurkan file,atau data yang disimpan di komputer-komputer yang ada jaringan tersebut.Orang yang melakukan kegiatan cracking disebut cracker.
APLIKASI
1. IP Scanner
2. IP Sniffer
3. Spamming
4. Password Cracking
5. Email Bombs
6. Network Analyzer
7. TCP wrapper
8. Dll.
Hacker terkenal
Kevin Mitnick Dani F A.K.A Xnuxer
Metode/Cara kerja Hacker Cracker
1. Spoofing bentuk penyusupan dengan cara memalsukan identitas user sehingga hacker bisa login ke sebuah jaringan komputer secara ilegal.
2. Scanner menggunakan sebuah program yang secara otomatis akan medeteksi kelemahan sistem keamanan sebuah jaringan komputer di jaringan lokal komputer.
3. Sniffer berfungsi sebagai penganalisis jaringan dan bekerja untuk memonitor jaringan komputer.Program tersebut mengatur kartu jaringan(LAN CARD) untuk memonitor dan menangkap semua lalu lintas paket data yang melalui jaringan.
4. Password Cracker program ini dapat membuka password yang sudah di enkripsi(dikodekan).Selain itu,ada juga password cracker yang bekerja dengan menghancurkan sistem keamanan password.
5. Destructive device program ini berupa virus yang di buat menghancurkan data-data.
Menjaga Keamanan data
1. Firewall (Dinding Api/benteng)
2. Kriptografi (Seni Menyandikan data)
3. Secure socket layer (menyandikan data)
1. Firewall
Firewall berfungsi untuk mencegah akses dari pihak luar ke sistem internal dengan data-data yang berada jaringan komputer tidak dapat diakses oleh pihak-pihak luar yang tidak bertanggung jawab.
Ada dua cara :
a. filter (antivirus,windows firewall)
b. proxy (router proxy blocking)

2. Kriptografi
- Sebuah seni menyandikan data.Data yang akan di kirim disandikan terlebih dahulu sebelum dikirim melalui internet.Sehingga penyadap tidak dapat mengerti isi data yang dikirim karena masih berupa kata sandi.
- Ada dua proses kriptografi
a. enkripsi proses mengubah data asli menjadi data sandi.
b. deskripsi proses mengembalikan data sandi menjadi data asli
Data asli(disandikan) disebut plain text,sedangkan data hasil penyadian disebut cipher text.

3. Secure Socket Layer ( SSL )
Berfungsi untuk menyandikan data dengan cara ini komputer yang berada di antara komputer pengirim dan penerima

Rabu, 14 November 2012

17 keistimewaan ankga 7

17 Keistimewaan Angka 7

Sunrise Pagi Hari ~ Apa angka yang paling anda sukai? Apa angka keberuntungan anda? Mungkin pertanyaan ini sering mampir ditelinga anda atau bahkan anda sering tanyakan kepada orang lain. Dari angka-angka yang ada, kali ini kita akan sedikit mengupas tentang keistimewaan dari angka 7 (tujuh). Tentu anda akan bertanyaan kenapa angka 7. Jawabannya mungkin karena angka tujuh memang istimewa dan lebih menarik dan tanpa sadar banyak yang menggunakan angka 7 untuk berbagai kepentingan. PERLU ANDA TAU BAHWA POSTINGAN INI
... HANYA BERDASARKAN PENGAMATAN PENULIS BUKAN BERDASARKAN PENELITIAN ATAU RISET TERTENTU YANG VALID DAN SISTEMATIS, JADI JANGAN TERLALU TERPENGARUH ATAU BAHKAN MENJADIKAN POSTINGAN INI SEBAGAI ACUAN SECARA ILMIAH.

Nah, back to the topic, Indonesia sendiri mempunyai sejarah unik tentang angka 7 dimana apabila anda lihat, khusus di Indonesia kita punya dua versi angka 7 dimana yang pertama adalah angka tujuh tanpa garis tengah dan angka tujuh dengan garis tengah. Anda mungkin heran karena hanya di Indonesia ada hal ini,hehehe!!! Untuk membahas sejarahnya, tidak akan cukup dalam sebuah postingan ini, jadi silahkan lihat di Google infonya. Angka 7 memang banyak digunakan untuk berbagai kepentingan, nah berikut adalah keistimewaan angka 7 yang berhasil saya himpun, ceck this out ;

1. Pertama adalah World 7 Wonders(7 Keajaiban Dunia), kenapa harus dibatasi hingga tujuh keajaiban? Silahkan Googling untuk alasan lebih lengkap.
2. Kita punya 7 hari dalam seminggu
3. Kita -khususnya di Indonesia- sering berkata ‘Pusing 7 Keliling’, (tentu anda tidak bilang pusing 6 keliling atau 8 keliling kan?)
4. Kembali di Indonesia, bukankah istilah ‘Langit ke-7’ selalu diucapakan? Bukan langit ke-5 atau ke-3 mungkin…hahaha, ada lagi ‘Neraka Lapis Ke 7’
5. Nomor Punggung CR7 (Crishtiano Ronaldo) walaupun sekarang sudah menjadi CR9, sebelumnya di Manchester United ada legenda-legenda MU yang menggunakan nomor keramat tersebut yakni ; Georgr Best, Bryan Robson, Erick Cantona dan David Beckham. Kenapa Cuma Man. United? Karena saya Fans Berat Man. United, hahaha…
6. Ada kebiasaan di beberapa kebudayaan di Indonesia yang menggunakan angka ini dalam berbagai ritual seperti ‘Mandi Kembang 7 Rupa’ atau ‘Kembang 7 Taman’ lalu adalagi ‘Minum Air 7 Sumur’
7. Diurutan ke-Tujuh, ada Band favorit saya Avenged SEVENfold (A7X) juga menggunakan nomor ini dalam nama band mereka. Avenged Sevenfold sendiri berarti ‘Pembalasan Dendam 7 Kali Lipat’
8. Band lain yang juga menggunakan angka tujuh antara lain ; Sheila on 7
9. Bila anda menelepaon teman anda atau nomor siapa saja yang tidak menggunakan nada sapa, akan ada 7 kali bunyi ’tuut’ sampai akhirnya panggilan anda di hentikan karena tidak ada jawaban.
10. Kita punya stasiun TV yang bertitel TV7 yang kemudian berganti nama tapi tetap mempertahankan angka 7-nya yaitu Trans7, selain itu masih dalam stasiun TV ini, ada sebuah acara menarik yaitu On The Spot yang menayangkan pemeringkatan hal-hal unik yang juga dibatasi dengan angka 7 berdasarkan versi mereka sendiri. Misalnya ‘7 Band Rock Paling Bersinar Versi On The Spot) hehehe…
11. Anda tentu tau bagaimana dekatnya King of Pop (Michael Jackson) dengan angka 7 semasa hidup hingga saat-saat kematiannya. Bila belum tau, silahkan Googling untuk info lengkapnya. Tapi disina akan saya jelaskan sedikit ; Jacko menulis surat wasiatnya tanggal 7-7-2002, kemudian 7 tahun kemudian dia meninggal dunia, pemakaman Jacko dilakukan tanggal 7 bulan 7 2009, nama MICHAEL JACKSON sendiri masing-masing terdiri dari 7 angka.
12. Ada 7 Benua dan 7 Samudera di Dunia
13. Ada Windows 7 yang sedang ‘in’ sekarang, mengapa setelah Windows XP dan versi-versi lanjutannya harus melompat ke Windows 7 ya??? Mengapa Microsoft tidak memulai dari Windows 1, Windows 2 dst…?? Mengapa langsung Windows 7 ?? (Itulah istimewanya angka 7)
14. Entah kebetulan atau tidak, [saya rasa tidak] Pelangi Punya 7 warna
15. Dalam beberapa kesempatan saat kita sedang dalam emosi maksimal terhadap seseorang, maka akan keluar kata ”Semoga loe sial 7 turunan”
16. Master of Number ‘Joe Sandy’ pernah mengatakan dalam sebuah acara Membongkar Rahasia Copywiting angka 7 , bahwa dari angka 1 sampai 10 orang cenderung memilih angka 7. Hal serupa sebelumnya pernah diungkapkan oleh pakar copywriting dunia Ted Nicholas
17. Kalau anda sedikit teliti ada 7 judul postingan yang terpampang di tampilan awal hompage sunrisepagihari.blogspot ini, dan artikel ini juga diposting pada tanggal 17 sesuai judul, hehehehe…